Info : Silahkan klik di SINI untuk membaca artikel versi wordpress dari Edo Rusyanto

Senin, 06 Juli 2009

Awal Juli, 3 Bikers Tewas



JULI baru saja merangkak enam hari, tapi tiga pengendara sepeda motor harus menemui ajal di atas aspal. Wajah jalan Jakarta dan sekitarnya seakan tak pernah hilang keangkerannya. Dua korban tewas karena tertabrak mobil, sedangkan satu tewas karena motor nabrak motor. Wahai Jakarta, hentikan malaikat maut merajai jalan. Adakah suara ini terdengar?
Sepanjang Januari hingga awal Juli ini, korban tewas yang bergelimpangan di jalan Jakarta dan sekitarnya sudah 87 orang. Sebanyak 46 di antaranya adalah korban kecelakaan yang melibatkan sepeda motor alias para bikers. Duh nasibmu para bikers.
Nasib paling tragis justru dialami Sinta (17), seorang sales promotion girl (SPG) di salah satu mal di Depok. Ia yang menjadi boncenger (dibonceng oleh Nurkosim, 19), tewas terlempar setelah motor yang ditumpanginya bertabrakan adu banteng. Sinta terlempar ke dalam sungai. Jenazahnya baru ditemukan keesokan harinya. Kejadian yang berlangsung pada Sabtu (4/7), tengah malam itu, membuat Nurkosim dalam kondisi kritis di RS Bhakti Yudha, Depok.
Nasib naas menimpa Raji, purnawirawan polisi justru lebih ironis. Ia terpaksa menemui Sang Khalik ketika Polri sedang merayakan hari jadi ke-63 pada Rabu (1/7). Mobil yang menabrak sepeda motor Honda Supra milik Raji menghentikan denyut nadi sang purnawirawan tersebut. Korban terakhir direnggut oleh hantaman metro mini di kawasan Tanah Abang, arah Jatibaru, Jakarta Pusat.
Ganasnya jalan raya Jakarta dan sekitarnya seakan tak pernah berhenti. Sudah saatnya, kita semua menyatukan langkah. Hentikan korban tak berdosa di jalan raya. Terus gaungkan berkendara yang aman dan selamat (safety riding). Jangan pernah lelah. Adakah telingamu mendengar wahai para pemimpin? Rakyat kecil kian didera derita akibat bengisnya kecelakaan di jalan. (edo rusyanto)

2 komentar:

alamsuro mengatakan...

Sepertinya motor bukan lg urutan atas sbg senjata yg mematikan, namun, kondisi jalan raya sekarang ini yg seperti senjata mematikan. Sungguh ironis.

Edo Rusyanto mengatakan...

paduan yg sempurna, pengendara ugal2an dan kondisi jalan yg berlubang. keep safety bro

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan sahabat ke blog ini, Silahkan tinggalkan komentar,kritik dan saran dibawah ini. Untuk menghindari SPAM mohon isi kata verifikasi sebelumnya,trims.

Related Posts with Thumbnails
 
Copyright 2009 Edo Rusyanto's Traffic. Powered by Blogger Blogger Templates create by Deluxe Templates. WP by Masterplan and Arrange by Ian