Info : Silahkan klik di SINI untuk membaca artikel versi wordpress dari Edo Rusyanto

Rabu, 12 Agustus 2009

Kompetisi Safety Riding Ala Honda



foto:edo


PT Astra Honda Motor (AHM) termasuk getol mengkampanyekan keselamatan berkendara sepeda motor. Agen tunggal pemegang sepeda motor (ATPM) Honda di Indonesia itu, sudah memperkenalkan safety riding kepada konsumen sejak 2002.
Kali ini, selama dua hari, Rabu (12/8) dan Kamis (13/8), AHM menggelar The 3 rd Astra Honda Safety Riding Instructur Competition. Program yang digelar di Part Centre AHM di Cakung, Jakarta Timur, itu, diikuti 90 peserta terdiri atas main dealer, internal AHM, dan kalangan jurnalis.
"Kompetisi berlangsung dari jam 08.00-17.00 WIB dan sepeda motor yang dipakai adalah MegaPro," ujar Handy Hariko, senior manager Technic Service Division AHM, di sela kompetisi, Rabu.
"Program ini menarik dan bisa menambah pemahaman soal safety riding," ujar Alan, seorang peserta. Pria yang sehari-hari jurnalis BikersMagz itu mengaku pertamakali mengikuti event serupa.
Hari pertama kompetisi diisi dengan briefing mengenai program tersebut. "Ada sort course juga untuk bekal mengikuti kompetisi," papar Corporate Communication AHM Rina Listani. Selain itu, jelas dia, peserta mengikuti trial track, kompetisi braking session (pengereman) dan kompetisi narrow plank session (keseimbangan).
Pemenang akan diumumkan, Kamis (13/8). Sementara itu, bagi para jurnalis hadiah untuk juara 1 berupa blackberry bold 9000, juara 2 mini netbook, dan juara 3 sebuah handphone sony ericsson W880.


Penekanan Skill
Kentalnya fokus kepada keahlian (skill) berkendara amat terasa.
”Memang kompetisi saat ini fokus pada keahlian berkendara. Termasuk yang kami nilai untuk peserta main dealer dan internal AHM adalah soal 7 point tubuh saat berkendara yang mencakup mata yang harus memandang lurus, bahu, siku, posisi tangan, pinggul harus lurus, lutut yang harus rapat, serta kaki di atas rem dan persnelling,” ujar Surya, instruktur safety riding AHM.
Menurut dia, tes tertulis juga diberikan kepada peserta dari main dealer dan internal AHM. ” Test tertulis terkait skill, seperti cara berbelok dan pengereman. Ada juga pengajaran mengenai keahlian menghadapi situasi berbahaya seperti saat didahului atau dipotong secara tiba-tiba oleh pengendara lain, ada juga bagaimana cara mendahului kendaraan dengan benar,” tutur Hari, seorang peserta asal main dealer Honda di Bali.
Ia menjelaskan, kontes yang digelar AHM itu memberi banyak manfaat dalam melaksanakan tugas sehari-harinya dalam penyebaran safety riding. ”Kami punya target dalam setahun mensosialisasikan safety riding ke SD, SMP, dan SMA. Masing-masing empat sekolah. Selain itu, kita memberi penyuluhan ke para komunitas bikers,” tambah Hari.


Sementara itu, salah seorang peserta dari internal AHM, Junaedi menjelaskan, saat pelatihan, mereka juga diajarkan tentang etika untuk menghargai sesama pengguna jalan. ”Hal itu penting untuk keselamatan kita saat berkendara,” tutur dia.
Handy sebenarnya mengakui bahwa penyebab kecelakaan yang melibatkan sepeda motor di antaranya dipicu oleh perilaku pengendara. Karena itu, kata dia, amat penting mendorong agar pengendara sepeda motor saling menghargai dan memprioritaskan keselamatan.
”Karena itu, sudah sangat perlu penekanan terhadap soal perilaku berkendara dalam pelaksanaan kompetisi seperti ini,” ujar Subhan, jurnalis Detik.oto yang sehari-hari menggunakan Honda CS1. (edo rusyanto)

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan sahabat ke blog ini, Silahkan tinggalkan komentar,kritik dan saran dibawah ini. Untuk menghindari SPAM mohon isi kata verifikasi sebelumnya,trims.

Related Posts with Thumbnails
 
Copyright 2009 Edo Rusyanto's Traffic. Powered by Blogger Blogger Templates create by Deluxe Templates. WP by Masterplan and Arrange by Ian