Info : Silahkan klik di SINI untuk membaca artikel versi wordpress dari Edo Rusyanto

Minggu, 17 Januari 2010

Distributor Piaggio Targetkan Penjualan Naik 207%


foto:edo

PASAR sepeda motor 2010 ditaksir lebih bergairah dibandingkan 2009. Tahun lalu, penjualan anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) sekitar 5,8 juta unit, turun sekitar 7% dibandingkan 2008 yang mencapai 6,2 juta unit.

Faktor daya beli yang sedikit membaik usai diterpa krisis finansial global, diprediksi mendorong penjualan sepeda motor di Tanah Air bisa merangkak naik menjadi sekitar 6 jutaan unit pada tahun ini. Selain itu, tentu saja pasar diguyur oleh produk-produk baru. Baik baru dari segi teknologi maupun pergantian wajah alias facelift.

Salah satu yang optimistis penjualannya merangkak naik adalah PT Sentra Kreasi Niaga (SKN) sang distributor sepeda motor Piaggio dan Aprilia. Keduanya sepeda motor besutan Italia.

Tidak tanggung-tanggung, SKN yang dibawah naungan Sun Motor mengaku bakal mampu mendongkrak penjualan sepanjang 2010 dari 390 unit pada tahun lalu menjadi sekitar 1.200 unit. Jika itu terwujud, artinya penjualan SKN bakal melonjak sekitar 207%. Luarrr biassa.

Maklum, pada 2009, penjualan SKN melorot 26,4% yakni dari 530 unit pada 2008 menjadi sekitar 390 unit.

Presdir PT SKN Nugroho Tjandrakusuma mengakui, penurunan 2009 tak terlepas dari krisis global. Secara nasional, penurunan penjualan juga dialami oleh pemimpin pasar sepeda motor yakni PT Astra Honda Motor (AHM) dan pemain lama, Suzuki. Hanya PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) dan PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) yang mencatat peningkatan penjualan.


Segmen Rendah
Volume penjualan sepeda motor ber-cc besar yakni 250-1.000 cc, relatif amat kecil dibandingkan cc rendah yakni di bawah 250 cc. Maklum, mayoritas pengguna sepeda motor di dalam negeri adalah konsumen yang memanfaatkan sepeda motor sebagai alternatif transportasi.

Sementara itu, untuk sepeda motor ber-cc besar agak riskan dipakai untuk aktifitas sehari-hari. Terlebih di kota-kota besar yang sistem lalu lintasnya karut marut dengan kemacetan.

Karena itu, salah satu jurus SKN untuk mendongkrak penjualan adalah bermain di sepeda motor 150 cc. ”Kontribusinya bakal sekitar 85% dari total penjualan kami,” papar Nugroho.

Saat ini, untuk segmen 150 cc, SKN mengguyur pasar dengan tipe Piaggio Piaggio Fly 150 yang dibanderol Rp 30 juta per unit, Piaggio Vespa S 125 dilego Rp 55 juta, dan Aprilia RS125 yang dibanderol Rp 79 juta.
Selain membidik bermesin kecil, guna mencapai target, SKN juga merogoh kocek sekitar Rp 4 miliar untuk menambah jaringan pemasaran yang kini berjumlah 11 jaringan.

”Jaringan akan kami tambah 2-3 di Jakarta, Kalimantan sebanyak 2 dealer, dan di Bali 1 dealer, tahun 2009 kami tidak menambah cabang baru,” papar Nugroho.

SKN saat ini menjual Piaggio Vespa LX 150 seharga Rp 55 juta, Piaggio Vespa GTS 250 (Rp 81 juta), Piaggio Vespa GTV 250 (Rp 84 juta), Piaggio Gilera New Runner 200VXR (Rp 66 juta), Piaggio Gilera Nexus 500 (Rp 198 juta), dan Piaggio Gilera Fuoco 500 (Rp 265 juta). Selain itu, Piaggio Fly 150 (Rp 30 juta), Piaggio Beverly Cruiser 250 (Rp 82 juta), Piaggio X-Evo 250 (Rp 84 juta), dan Piaggio MP3 (Rp 110 juta). (edo rusyanto)

3 komentar:

tozzymodif mengatakan...

mantabs infonya, om edo.

paling murah 30 jeti, euy. lumayan berat juga perjuangan buat nabungnya ... :D

edo mengatakan...

maklum, impor completely build up alias dibawa utuh dari italia, trims dah mampir bro

pbudiman1771 mengatakan...

saya tertarik dngan MP3 500 , warna merah ada ngga pak, mohon info buat untuk dealer jawa tengah.terima kasih.

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan sahabat ke blog ini, Silahkan tinggalkan komentar,kritik dan saran dibawah ini. Untuk menghindari SPAM mohon isi kata verifikasi sebelumnya,trims.

Related Posts with Thumbnails
 
Copyright 2009 Edo Rusyanto's Traffic. Powered by Blogger Blogger Templates create by Deluxe Templates. WP by Masterplan and Arrange by Ian